--- Pusat Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi (PuskonseR) ---
PENYEBARAN DAN POPULASI BURUNG PARUH BENGKOK PADA BEBERAPA TIPE HABITAT DI PAPUA (Distribution and Population of Parrots on Some Habitat Types in Papua)*
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol. VII No. 1 : 93 - 102, 2010 ABSTRAK Keberadaan suatu spesies di suatu tempat sangat tergantung dari adanya sumber pakan dan kondisi habitat yang sesuai. Pada taksa burung, kondisi penutupan lahan, sediaan pakan, dan gangguan dari manusia menjadi sebagian faktor yang dapat mempengaruhi sebaran dan ukuran populasi spesies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sebaran dan populasi burung paruh bengkok (Psittacidae) di beberapa tipe...
KAJIAN SOSIAL EKONOMI DAN PERSEPSI MASYARAKAT LOKAL TER-HADAP REINTRODUKSI BADAK JAWA (Rhinoceros sondaicus Desmarest, 1822)
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol. 9 No. 4 : 395 - 407, 2012 ABSTRAK Program reintroduksi menjadi pilihan terakhir upaya penyelamatan badak jawa (Rhinoceros sondaicus Desmarest, 1822) dari kepunahan dengan menciptakan suatu meta populasi di habitat-habitat alternatif yang pernah menjadi daerah sebarannya.  Selain perlu studi kesesuaian dan kelayakan habitat, juga perlu kajian faktor-faktor eksternal non teknis yang dapat mempengaruhi keberhasilan program reintroduksi...
PENGARUH HUTAN DALAM PENGATURAN TATA AIR DAN PROSES SEDIMENTASI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) : STUDI KASUS DI DAS CISADANE (Forest Influence in Water System Arrangement and Sedimentation Process on Watershed: Case Study in the Cisadane Watershed)*)PENGARUH
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol. 8 No. 2 : 156 - 176, 2011 ABSTRAK Peranan hutan dalam mengatur aliran sungai, baik debit aliran maupun debit sedimen, telah lama menjadi perhatian. Para ahli hidrologi berpendapat peranan hutan dalam mengatur aliran sungai dan sedimentasi hanya berlaku pada Daerah Aliran Sungai (DAS) yang mempunyai luasan sempit ( < 100 km2), tidak berlaku untuk DAS-DAS yang mempunyai luasan >100 km2. Guna mengantisipasi kelemahan-kelemahan penelitian...
KAJIAN PERTUMBUHAN TANAMAN PADA SISTEM SILVIKULTUR TEBANG PILIH TANAM INDONESIA (TPTII) DI KALIMANTAN TENGAH (Evaluation of Plant Growth in Silviculture System of Intensive Indonesian Selective Cutting and Planting (TPTII) in Central Kalimantan)*)
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol. 8 No. 3 : 253 - 261, 2011 ABSTRAK Produksi kayu bulat hutan alam, tahun 1989 sebesar 28 juta m3, kemudian menurun berturut-turut menjadi 10,8 juta m3 dan 8,2 juta m3 pada tahun 2003 dan 2006. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya riap tegakan hutan bekas tebangan. Penelitian dilakukan di areal PT. Erna Djuliawati, Kalimantan Tengah terhadap empat jenis unggulan setempat. . Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai riap...
‹ First  « Prev 26 27 28 29 30 31 32 33 34 3536 37 38 39 40 Next »